Ada Pelangi Di Namamu

Kadang pelangi dimalam hari lebih indah dibandingkan setelah hujan, apakah malam ini akan indah?
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Mencari pelangi di malam hari lebih sulit dibanding mencari jarum diantara jerami.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Bukan hujan yang datangkan pelangi tapi cinta kasih sayang dari langit untuk bumi.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Jika hujan adalah tanda sayang langit kepada bumi, maka pelangi adalah bidadari yang turun membawanya.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Hanya pelangi yang membuatku berwana kala cinta selalu merah merona.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Jika nanti aku menulis buku tentang pelangi, akan kutulis namamu sebagai penulisnya.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Hanya pelangi yang melengkung rata, saat jalan hidup selalu berkelok-kelok. Cc @akhmadamal
— Swastika Nohara (@sabaiX) October 21, 2012

Kelak-kelok jalan hidup kita tak lebih berbahaya dari silaunya warna pelangi cinta. cc @sabaix
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Jangan bikin pelangi hanya menjadi hiasan langit yang ada tanpa dipuja dan dicinta.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Apalah guna miliki rasa, bila mata tak sanggup melihat indah warna pelangi. cc @sabaix
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Kenapa harus silau oleh warna pelangi cinta, bila punya hati untuk merasa. Cc @akhmadamal
— Swastika Nohara (@sabaiX) October 21, 2012

Pelangi oh pelangi kapan kau akan muncul lagi?
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Merah, kuning, hijau di langit yang biru. Pelangi ku anggun ciptakan rindu.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Pelangi memang ditakdirkan untuk menjadi indah, datang untuk meredakan badai gundah.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Dia(pelangi) indah; meretas gundah; dia yang selama ini kunanti; membawa sejuk, membawa rasa – Tulus.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Jika ditanya “Adakah pelangi yang datang tanpa lewati badai?” tentu kamu jawabnya.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Pelangi tetaplah pelangi yang datang dan pergi untuk kembali.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Aku tak rela jatuh karena cinta jika itu hanya membuatku tak bisa melihat pelangi lagi.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) October 21, 2012

Inspirasi lainnya: