Bagaimana Sibuknya Seorang Programmer?



Tidak ada masalah. 
Tidak ada perintah salah. 
Tidak ada panah salah arah.

Bertahun-tahun mengabdikan tenaga dan pikiran pada sebuah perusahaan baru berdiri (startup) membuatmu tahu segala hal terkecil dari operasionalnya. Berawal dari seseorang yang belum berpengalaman hingga kini kenal orang penting perusahaan.

Sebagaimana perusahaan yang baru berdiri, birokrasi masih jadi sesuatu yang tabu di antara jenjang kepemimpinan yang samar-samar. Semua karyawan ambil bagian pada segala hal sesuai kemampuan karenanya pantas lah jika tokoh bernama ‘boss’ itu belum naik panggung.

Adegan berganti, akhirnya karakter ‘boss’ pun muncul dengan membawa asistennya bernama ‘birokrasi’ menjadikan semua mata melihat ke bawah; menunduk sesuai titah.

Bahkan singa pun tidak akan memangsa anaknya sendiri; makhluk teratas rantai makanan pun memiliki empati. Membunuh bayi yang disusui dari puting sendiri bukanlah pilihan cerdas pun bukan hal yang tidak mungkin dilakukan.

Hati-hati kepada siapa mengabdi.
Hati-hati melukai diri sendiri.
Hati-hati melukai hati.

Sang ‘boss’ pun mengenakan topeng bergambar senyum kepada asistennya dan mengimbau semua orang untuk jangan takut, walau sebenarnya sang takut pun tak berani muncul ke atas panggung.

No one argue with the boss.
— Amal Agung Cahyadi (@akhmadamal) December 24, 2013

Terima kasih.

Inspirasi lainnya: