Keahlian Yang Harus Dipelajari Sebelum Lulus Kuliah

Salam,

Rasanya tak banyak mahasiswa/i yang paham apa kebutuhan industri untuk menjalankan roda perekonomian. Terlepas apakah kita akan mendarat pada dunia kerja atau wirausaha, keduanya perlu pemahaman yang cukup mendalam tentang cara kerja suatu bisnis.

Secara subjektif, aku menilai rata-rata mahasiswa/i hanya menjalankan sistem pendidikan(kuliah) dan mengikuti normatif yang berlaku tanpa punya rencana yang jelas apa yang akan dilakukan setelahnya; mengakibatkan mereka terperangkap pada dunia buruh berdasi yang terus melayani industri.

Memang tak semua orang diantara kita punya banyak pilihan setelah masa kuliah, pendapatku itu terjadi karena kita tidak memiliki kekuatan menawar yang kuat dengan permintaan industri. Aku perjelas saja; kita tak memiliki keahlian khusus yang bernilai mahal di mata pelaku industri.

Mungkin akibat terlalu mendalami kisah ‘Fight Club‘, pendirianku begitu idealis terhadap kebebasan individu sehingga mempengaruhi caraku memandang suatu hal terhadap industri. Lewat tulisan ini, aku ingin berbagi pengalaman agar kita dapat lebih independen dan punya kekuatan tawar-menawar dengan industri.

Aku merasa dunia kuliah itu memberikan banyak peluang belajar terutama di luar kelas. Jika kamu termasuk orang yang berprinsip kupu-kupu(kuliah-pulang; kuliah-pulang) maka aku harap kamu punya kegiatan yang sangat bermanfaat di rumah.

Apa saja yang dapat dipelajari di luar kelas kuliah dan bermanfaat saat berada di dunia kerja? 

Berikut daftar yang dapat kuhimpun berdasarkan pengalamanku sebagai mahasiswa ‘hampir’ dropped out:

1. Berteman
Semua orang punya teman tapi tidak dengan semua orang. Tugasmu adalah bertemanlah dengan segala jenis orang yang dapat kau temui dan jaga hubunganmu dengannya; sulit dan aku sendiripun lebih sering membuat musuh ketimbang teman. Percayalah, kemampuanmu mencari teman akan sangat bermanfaat bukan hanya di dunia kerja tapi juga dimanapun kau berada.

2. Memimpin
Setelah kau mampu mendapatkan teman, maka belajarlah menjadi pemimpin. Ada yang bilang; pemimpin itu dilahirkan, tapi menurutku pemimpin itu adalah tindakan. Semua orang dapat memimpin tapi tak semua merealisasikan lewat tindakan. Banyak bacaan diluar sana tentang kepemimpian, hal ini penting karena hanya pemimpin yang berada di posisi atas (sukses).

3. Menulis
Hakikat manusia setelah membaca adalah menulis, karena menulis adalah kemampuan yang tak akan pernah bisa digantikan robot. Belajarlah mengetik 10-jari, menulis surat lamaran kerja, menulis email, atau menulis dalam blog pribadi sekalipun sebab membuat tulisan adalah alat pencitraan yang baik.

update:
Berikut alasan mengapa belajar copywriting (menulis) itu penting walaupun kita bukan seorang penulis. Dan berikut 3 tips praktis meningkatkan kemampuan kita dalam menulis:

Iya, memang terlihat klise namun faktanya jarang kutemui orang yang mempunyai tiga keahlian diatas kecuali mereka yang telah mencapai posisi atas.

Punya pendapat lain?
silakan tuliskan di bagian komentar, mari kita berdiskusi.

Terima kasih.

Inspirasi lainnya: