Nikmatnya Jadi Pekerja Lepas

Pekerja lepas atau yang lebih dikenal freelancer belakangan jadi jenis pekerjaan yang banyak diminati, terutama diantara anak muda yang sudah bekerja setahun ataupun yang baru dapat gelar sarjananya.

Padahal jenis jabatan seperti freelance ini paling dihindari banyak orang karena ketidakpastian pendapatannya. Apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga atau yang masih takut miskin di dunia ini. Itulah alasan dasar yang jadikan freelance adalah hal keren diantara pekerja muda; karena mereka keren! 😀

Aku sendiri telah hidup sebagai pekerja lepas selama 5 bulan dan juga seorang karyawan selama setahun lebih sampai saat ini. Jadi aku cukup tahu gimana rasanya bekerja lepas dan tetap di sebuah perusahaan.

Lalu apa nikmatnya jadi pekerja lepas (freelancer)?

Oke, aku akan tuliskan pengalaman paling kental terasa selama menjadi pekerja lepas dan membandingkannya dengan pengalaman selama jadi karyawan. Yang perlu kamu tahu adalah ini pendapat subjektif jadi silakan dimasukkan dalam hati 🙂

1. Selalu Produktif

Menjadi seorang pekerja lepas sama artinya menjadi pekerja seni(artis) yang dapat memilih pekerjaan apa yang ingin kamu selesaikan. Dengan begitu, tentu kamu akan kerjakan sesuatu yang kamu suka kan? jadi kamu akan merasa sangat produktif.

Produktif buatku bukan sekedar menghasilkan karya, tapi juga bahagia dalam bekerja. Walaupun pekerjaanmu adalah hal sepele, tapi jika kamu bahagia melakukannya maka kamu produktif. Percuma melakukan hal besar tapi dengan terpaksa, hasilnya hanya membuat capek; apa kamu merasa produktif?

2. Belajar Menjadi Professional

Pekerja lepas adalah mereka yang menjual jasa diri mereka sendiri. Jadi kliennya adalah pihak yang berikan kita pekerjaan; secara tidak langsung diri kita adalah sebuah perusahaan jasa. Saat kamu menjaga kualitas layanan yang diberikan, itulah masa dimana kita belajar menjadi professional.

Bandingkan dengan menjadi karyawan di sebuah perusahaan, kita memang belajar professional tapi rasanya tak begitu banyak yang bisa dipelajari. Bekerja secara lepas (freelance) memang punya resiko lebih besar dibanding bekerja sebagai karyawan. Itulah sebabnya professionalitas menjadi hal no.1 dalam bekerja.

3. Bertemu Banyak Orang

Ini hal yang paling aku suka saat jadi pekerja lepas, kita bisa bertemu orang baru tiap saat. Kalau tiap pekerjaan yang kita dapat berasal dari perusahaan yang berbeda-beda, maka bayangkan betapa luas jaringan pertemanan kita dibanding karyawan itu.

Poin ini memang sangat relatif pada setiap orang, tapi umumnya para pekerja lepas adalah tipe orang yang suka berjejaring dan tidak mungkin seorang karyawan pun punya jiwa sosial (berjejaring) sangat tinggi.

Tenang, di dunia ini tak ada yang sempurna. Begitu pula untuk jadi pekerja lepas, dibalik kenikmatan ini banyak terdapat hal yang bikin hidup tak nyaman.

Seperti yang dibilang salah satu CEO agensi kepadaku,”Hidup ini seimbang, kalau mau banyak uang ya kerjaannya gak gampang“.

Jadi, kapan resign?

nb: seperti biasa, semua gambar di-hotlink dari sumbernya.

Inspirasi lainnya: